Pengertian Seni Rupa Tradisional, Sejarah, Ciri, dan Contohnya

20.27
Sudahkah kalian mengetahui tentang Pengertian Seni Rupa Tradisional ? Jika kalian balum jelas tentang Pengertian Seni Rupa Tradisional, kalian bisa baca artikel bawah ini karena saya akan sedikit mengulas tentang Pengertian Seni Rupa Tradisional, Sejarah, Ciri, Contohnya.

Pengertian Seni Rupa Tradisional, Sejarah, Ciri, dan Contohnya


Pengertian Seni Rupa Tradisional, Sejarah, Ciri, dan Contohnya

A. Pengertian Seni Rupa Tradisional

Tradisional berasal dari kata “tradisi” yang di mana mempunyai arti bahwa suatu kelompok atau lembaga, kebiasaan, artefak maupun perilaku yang dilandasi oleh aturan ataupun norma tertentu baik yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Dan diwariskan secara turun temurun dari suatu generasi ke generasi selanjutnya.

Seni rupa tradisional adalah semua hal yang bersangkutan dengan nalai-nilai filosofi di dalam suatu komunitas masyarakat tertentu yang dijaga kemurnian dan keutuhannya secara turun-temurun. Karya seni rupa tradisional diciptakan dan dibuat kembali dengan mengikuti peraturan yang ketat berdasarkan sistem yang sesuai dengan keyakinan tertentu yang berada di masyarakat.

Karya seni rupa umumnya ditemukan dan dibuat di daerah yang masih memegang erat norma atau adat istiadat yang diturunkan para leluhur. Dalam konteks perkembangan seni rupa di Barat “Eropa” istilah seni rupa tradisional ini menunjukkan pada otoritas penguasa agama “gereja”, raja dan para bangsawan. 

Para seniman tradisional membuat sebuah karya berdasarkan keinginan atau aturan yang telah ditetapkan sesuai “selera” institusi-institusi itu sendiri dan berlangsung dalam rentang waktu yang panjang.

Perubahan umumnya terjadi pada fungsi dari benda-benda kriya tersebut semula sebagai benda pakai atau benda-benda pusaka kini kedudukannya sebagai benda hias atau cindera mata. Perubahan sistem sosial dan budaya masyarakat serta kemajuan teknologi berperan besar mempengaruhi perubahan fungsi benda-benda tersebut.

B. Sejarah Seni Rupa Tradisional

Perkembangan seni rupa tradisional indonesia sudah dimulai sejak zaman prasejarah, walaupun tidak ada orang yang tahu secara pasti kapan dimulainya zaman prasejarah. Periodesasi zaman prasejarah di Indonesia di bagi menjadi beberapa periode di antaranya adalah antara lain: Zaman batu dan Zaman logam.

Kedua zaman prasejarah ini, sama-sama mempunyai karya seni rupa (tradisional) hal itu di buktikan dengan adanya peninggalan-peninggalan yang berupa seni rupa yang bersipat tradisional seperti kapak genggam, gelang, kalung, tembikar bahkan ada lukisan. Khusus tentang lukisan tersebut, pertama kali di temukan di gua leang-leang sulawesi dan lukisan tersebut berupa penjiplakan telapak tangan pada dinding gua, selain lukisan telapak tangan juga terdapat gambar binatang berupa gambar babi yang sedang meloncat dengan kondisi leher terluka.

C. Ciri-Ciri Seni Rupa Tradisional

Ciri-ciri seni rupa tradisional yang diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Bersifat distinktif, antara kebudayaan satu dengan yang lain berbeda.
2. Besifat impulsif, hanya spontanitas saja.
3. Mementingkan kegunaan, lebih dari estetika.
4. Penciptaannya selalu berdasarkan pada filosofi sebuah aktivitas dalam suatu budaya, bisa berupa aktivitas religius ataupun seremonial/istanasentris.
5. Terikat dengan pakem-pakem tertentu.
6. Tidak terpengaruh aliran dalam akademis dan ruang lingkup seni murni.

D. Contoh Seni Rupa Tradisional

Contoh seni rupa tradisional yang diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Wayang kulit
2. Wayang golek
3. Wayang beber

Ornamen pada rumah-rumah tradisional di tiap daerah
1. Batik
2. Songket
3. Dan lain-lain

Mungkin hanya itu yang dapat Pengertian Seni Rupa Tradisional, Sejarah, Ciri, Contohnya. Apa bila ada kata-kata yang kurang jelas tentang artikel tersebut  jangan segan-segan untuk mengomentarinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Simak terus pelajarmuda.com, karena masih banyak lagi yang saya bahas mengenai pengertian-pengertian. Sekian trima kasih.
saya ulas mengenai

Artikel lainya

Artikel Terkait

Previous
Next Post »