Pengertian Musik Tradisional, Sejarah, Fungsi, Jenis, dan Contohnya

06.08
Sudahkah kalian mengetahui tentang Pengertian Musik Tradisional ? Jika kalian balum jelas tentang Pengertian Musik Tradisional, kalian bisa baca artikel bawah ini karena saya akan sedikit mengulas tentang Pengertian Musik Tradisional, Sejarah, Fungsi, Jenis, dan Contohnya.

Pengertian Musik Tradisional, Sejarah, Fungsi, Jenis, dan Contohnya


Pengertian Musik Tradisional, Sejarah, Fungsi, Jenis, dan Contohnya

Musik sendiri adalah  suara yang disusun demikian rupa sehingga mempunyai irama, lagu, dan keharmonisan terutama dari suara yang dihasilkan dari alat-alat yang bisa menghasilkan irama. Walaupun musik merupakan sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta, memperbaiki dan mempersembahkannya yaitu suatu bentuk seni. Mendengar musik yaitu sejenis hiburan, musik yaitu sebuah fenomene yang sangat unik yang dapat dihasilkan oleh beberapa alat musik.

Sejarah Musik Tradisional
Musik sudah ada sejak zaman purbakala dan dipakai sebagai alat untuk mengiringi upacara-upacara kepercayaan. Perubahan sejarah musik terbesar terjadi pada abad pertengahan, disebabkan terjadinya perubahan keadaan dunia yang makin meningkat. Musik tidak hanya dipakai untuk keperluan keagamaan, tetapi dipakai juga untuk urusan duniawi.

Terdapat tahapan-tahapan perkembangan sejarah musik Indonesia tahapan tersebut yaitu sebagai berikut:

Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu-Buddha. Pada masa ini musik digunakan sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat, dalam beberapa kelompok bunyi-bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alat tertentu diyakini mempunyai kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang dipakai umumnya berasal dari alam sekitarnya.

Masa setelah masuknya pengaruh Hindu-Buddha. Pada masa ini berkembanglah musik-musik istana khsusnya di jawa, saat itu musik tidak hanya digunakan sebagai bagian ritual saja, namun, juga dalam kegiatan-kegiatan keistanaan “sebagai sarana hiburan para tamu raja”. 

Musik istana yang berkembang yaitu musik gamelan, musik gamelan terdiri dari 5 kelompok yakni kelompok balungan, kelompok blimbingan, kelompok pencon, kelompok kendang dan kelompok pelengkap.

Masa setelah masuknya pengaruh Islam. Selain berdagang dan menyebarkan agama isalam, para pedagang arab juga memperkenalkan musik mereka, alat musik mereka berupa gambus dan rebana. Dari proses itulah muncul orkes-orkes gambus di Tanah Air “Indonesia” hingga saat ini.

Pengertian Musik Tradisional

Yang merupakan musik yang berakar pada tradisi masyarakat tertentu, maka keberlangsungannya dalam konteks saat ini yakni upaya pewarisan secara turun temurun masyarakat sebelumnya untuk masyarakat selanjutnya.

Fungsi Musik Tradisional

Secara umum fungsi musik bagi masyarakat Indonesia antara lain untuk sarana atau media upacara adat budaya “ritual”, pengiring tari, media hiburan, media komunikasi, media ekspresi diri dan sarana ekonomi.

Jenis Musik Tradisional

Jenis-jenis musik tradisional di Indonesia bisa dibedakan menjadi musik tradisi, musik keroncong, musik perjuangan, musik dangdut dan musik pop.
Contoh Musik Tradisional

Nah berikut ini ialah sebagaian kecil dari contoh musik tradisional nusantara yang ada di Indonesia yaitu:

  • Musik Gong Luang
  • Musik Krumpyung
  • Musik Gambang Kromong
  • Musik Laras Madya dan Santi Swara
  • Musik Karang Dodou
  • Musik Huda
  • Musik Goong Renteng


Mungkin hanya itu yang dapat saya ulas mengenai Pengertian Musik Tradisional, Sejarah, Fungsi, Jenis, dan Contohnya. Apa bila ada kata-kata yang kurang jelas mengenai artikel tersebut, jangan segan-segan untuk mengomentarinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Simak terus pelajarmuda.com, karena masih banyak lagi yang saya bahas mengenai pengertian-pengertian. Sekian trima kasih

Artikel lainya

Artikel Terkait

Previous
Next Post »