Pengertian Kalimat Imperatif, Fungsi, Ciri, Macam, dan Contohnya

05.39
Sudahkah kalian mengetahui Pengertian Kalimat Imperatif ? Jika kalian balum jelas tentang Pengertian Kalimat Imperatif, kalian bisa baca artikel bawah ini karena saya akan sedikit mengulas tentang Pengertian Kalimat Imperatif, Fungsi, Ciri, Macam, dan Contohnya.

Pengertian Kalimat Imperatif, Fungsi, Ciri, Macam, dan Contohnya 



A. Pengertian Kalimat Imperatif 

Kalimat imperatif adalah kalimat yang di dalamnya mengandung sebuah perintah ataupun ajakan. Kalimat imperatif biasanya selalu diakhiri dengan tanda baca seru (!), selain itu, kalimat imperatif juga bila dilafalkan atau dalam bahasa lisan lazimnya memakai intonasi tinggi walaupun ada beberapa yang datar saja pada kondisi tertentu.

B. Fungsi Kalimat Imperatif

Dalam hal ini kalimat imperatif (kalimat perintah) mempunyai fungsi untuk meminta atau melarang seseorang untuk melakukan sesuatu.

C. Ciri-Ciri Kalimat Imperatif

Kalimat Imperatif mempunyai ciri sebagai berikut:
Umumnya memakai intonasi nada tinggi di awal dan di akhir kalimat memakai nada rendah.
Pemakaian partikel penegas, penghalus dan kata perintah seperti ajakan, harapan, permintaan dan larangan.

Susunannya inversi sehingga tak selalu terungkap predikat-subjek.
Pelaku tindakan juga tidak selalu terungkap.

D. Macam-Macam Kalimat Imperatif

Adapun macam-macam kalimat Imperatif yang diantaranya yaitu:

a. Kalimat Imperatif Taktransitif
Kalimat imperatif taktransitif dibentuk dari kalimat deklaratif tak transitif yang bisa berpredikat verba dasar, frasa adjektiva, dan frasa verbal yang berprefiks ber-, dan meng-, ataupun frasa preposional.

Contoh:
Berliburlah ke tempat kakekmu!

b. Kalimat Imperatif Transitif
Kalimat Imperatif Transitif adalah kalimat imperatif yang mempunyai predikat verba transitif mirip dengan konstruksi kalimat deklaratif pasif.

Contoh:
Perbaikilah motor butut kami itu!

c. Kalimat Imperatif Halus
Kalimat imperatif halus adalah bentuk kalimat yang memakai pemilihan kosakata lebih halus, seperti tolong, coba, silakan, sudilah dan kiranya.

Contoh:
Coba sejenak kamu luangkan waktu untukku.

d. Kalimat Imperatif Permintaan
Kalimat Imperatif jenis ini dipakai untuk mengungkapkan suatu permitaan, kalimat ini ditandai dengan pemakaian kata minta atau mohon.

Contoh:
Mohon diterima dengan baik!

e. Kalimat Imperatif Ajakan Dan Harapan
Pada kalimat imperatif ajakan dan harapan adalah bentuk kalimat yang didalamnya mempunyai maksud sebuah harapan atau permintaan mengajak, yang biasanya didahului kata ayo (lah), mari (lah), harap dan hendaknya.

Contoh:
Ayolah mampir dahulu!

f. Kalimat Imperatif Larangan
Kalimat Imperatif larangan mempunyai maksud memberikan sebuah larangan yang biasanya berisi negatif di akhir kalimat, biasanya di tandai dengan jangan (lah).

Contoh:
Jangan kau pakai baju itu!

g. Kalimat Imperatif Pembiaran
Kalimat imperatif pembiaran merupakan sebuah kalimat yang menginginkan untuk lawan bicara tidak melarang membiarkan berbuat sesuai dengan tujuan sang pembicara atau penulis, biasanya dinyatakan dengan kata biar (lah) dan biarkan (lah).

Kalimat imperatif pembiaran dapat juga diartikan sebuah kalimat yang menyuruh atau memerintahkan untuk membiarkan sesuatu terjadi, dalam perkembangannya kemudian pembiaran berarti meminta izin agar sesuatu jangan dihalangi.

Contoh:
Biarkan saya pergi!

Mungkin hanya itu yang dapat saya ulas mengenai Pengertian Kalimat Imperatif, Fungsi, Ciri, Macam, dan Contohnya. Apa bila ada kata-kata yang kurang jelas mengenai artikel tersebut, jangan segan-segan untuk mengomentarinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Simak terus pelajarmuda.com, karena masih banyak lagi yang saya bahas mengenai pengertian-pengertian. Sekian trima kasih

Artikel Terkait

Previous
Next Post »