Pengertian Batik, Disain dan Media Karya Batik.

06.58
Mungkin kalian sudah tidak asing lagi dengan kata batik. Karena batik adalah kain tradisional orang jawa. tetapi jika kalian belum memgetahui tentang pengertian batik kalian bisa membaca artikel bawah ini. Karena saya akan membahas mengenai Pengertian Batik, Disain dan Media Karya Batik. Simak selanjutnya

Pengertian Batik, Disain dan Media Karya Batik.


Pengertian Batik, Disain dan Media Karya Batik.

A. Pengertian Batik

1. Batik merupakan gambar/lukisan  yang dibuat pada kain dengan bahan lilin dan pewarna (naphtol) memakai alat canting dan kuas serta teknik tutup celup. Membatik ialah menggambar atau melukis dengan bahan lilin yag dipanaskan dengan memakai alat canting atau kuas.

2. Batik mempunyai fungsi ganda, yaitu fungsi praktis dan ekstetis secara praktis, kain batik bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan akan pakaian penutup tempat tidur, taplak meja, kurung bantal dan sebagainya. Secara ekstetis batik lukis bisa dibingkai dan dijadikan perhiasan ruangan.

B. Desain Ragam Hias Pola Batik

1. Ragam hias dalam seni rupa berguna untuk mengisi kekosongan suatu bidang dan juga berfungsi simbolis. Contohnya dalam nekara perunggu memiliki simbol arwah nenek moyang.
2. Pola hias adalah unsur dasar yang bisa dipakai sebagai pedoman dalam merancang suatu iasan. Sedangkan motiv hias adalah pokok pikiran dan bentuk dasar dalam perwujudan ragam hias.
3. Ragam hias ialah susunan pola hias yang menggunakan motif hias dengan qaidah-qaidah tertentu pada suatu bidang dan ruang tersebut.

Dalam ragam hias dibedakan menjaadi 3 motif yaitu :
1. Motif geometris berupa pilin ganda,tunpai, meander, swastika dan kawung
2. Motif nongeometris berupa manusia, binatang dantumbuhan
3. Motif benda mati berupa air, api awan,batu dan gunung.

C. Media Karya Batik

1. Untuk berkarya batik terdiri dari bahan: kain mori, sutra, pilin dan zat pewarna mori ialah bahan baku batik yang terbuat dari katun. kain sutra terbuat dari ulat sutra.

2. Lilin   bahan yang erupakan untuk membatik tetapi lilinnya tidak sembarang lilin, berikut beberapa jenis lilin untuk membatik: lilin putih, lilin kuning, lilin hitam yang terbuat dari minyak latung buatan pabrik. Lilin klanceng berasal dari sarang lebah klanceng.

3. Zat pewarna untuk membuat batik bisa diproleh dari alam maupun buatan pabrik , yang berasal dari alam misalnya warna hijau yang dibuat dari daun jarak kager, warna merah dibuat dari  daun jati muda dan warna kuning dibuat dari rumpang kunyit, sedangkan buatan dari pabrik misalnya yaitu naphtol dan garam.

4. Alat

Alat standar untuk membatik sebagai berikut.

Berikut alat-alat membatik sebagai berikut:

1. Canting
merupakan alat pokok yang berfungsi untuk mengambil dan menampung cairan lilin dari wajan. Berdasarkan fungsi canting bisa dibedakan menjadi dua yaitu: canting reng-rengan (batik pertama kali sesuai polong), canting isen (mengisi bidang batik).

2. Kuas
Kegunaan kuas yag tahan panas untuk menutup bidang yang luas sehingga cepat selesai.

3. Wajan
Merupakan peralatan untuk mencirkan lilin unvuk membatik.

4. Kompor
Berfungsi untuk memanaskan wajan agar lilinya mencair.

5. Gawangan
Ialah peralatan yang berguna un uk membentangkan kain yang sedang di batik.

6. Sarung tangan
Berguna untuk melindungi tanganagar tidak ikut terwarnai dalam proses pewarnaan.

7. Dadang besar
Berguna untuk proses peralutan lilin yang melekat pada kain  dengan merendam dan  dan mendidihkan air  serta diberi soda abu.

8. Setrika
Berguna untuk menghilagkan lilin pada kain yang beralaskan kertas karton

Mungkin hanya itu yang dapat saya ulas mengenai Pengertian Batik, Disain dan Media Karya Batik. Apa bila ada kata-kata yang kurang jelas jangan segan-segan untuk mengomentarinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Simak terus pelajarmuda.com, karena masih banyak lagi yang saya bahas mengenai pengertian-pengertian. Sekian trima kasih

Artikel lainya


Artikel Terkait

Previous
Next Post »