Pengertian Kontitusi Menurut Para Ahli dan Tujuanya

06.30
Pengertian Teks Obserfasi, Ciri, dan Jenis-Jenisnya
Sudahkah kalian mengetahui tentang pengertian kontitusi ? Jika kalian masih bingung tetang pengertian kontitusi,  jangan khawatir karena saya akan membahas tentang Pengertian Konstitusi Menurut Para Ahli dan Tujuanya, simak selanjutnya

Pengertian Kontitusi Menurut Para Ahli dan Tujuanya


Pengertian Kontitusi Menurut Para Ahli dan Tujuanya

Menurut istilah Konstitusi berasal dari  bahasa Prencis yang disebut “constituer” yang artinya membentuk. Konstitusi bisa diartikan juga peraturan dasar (awal) mengenai pembentukan negara. Pemakaian istilah konstitusi diartikan untuk pembentukan suatu negara atau menyusun menyatakan suatu negara. Istilah konstitusi bisa disamakan dengan hukum dasar atau undang – undang dasar.

Konstitusi juga bisa disebut sebagai hukum dasar. Dalam penjelasan UUD 1995 dikatakan: “Undang – Undang Dasar merupakan hukum dasar tertulis, sedang di samping Undang – Undang Dasar tersebut berlaku juga hukum dasar yang tidak tertulis, yaitu aturan – aturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktik penyelenggaraan negara, walaupun tidak tertulis”. Hukum dasar tidak tertulis disebut konvensi.

Dalam naskah rancang undang – undang dasar negara indonesia yang dihasilkan oleh BPUPKI, sebelumnya juga dipergunakan istilah hukum dasar. Barulah setelah disahkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945 diubah dengan istilah undang – undang dasar.
Terdapat beberapa definisi konstitusi dari para ahli, yaitu :

A. Herman Heller; membagi pengertian konstitusi menjadi tiga;

  • Konstitusi pengertian politik sosiologi. Konstitusi mencerminkan kehidupan politik di dalam masyarakat sebagai suatu kenyataan.
  • Konstitusi merupakan satu kesatuan kaidah yang hidup dalam masyarakat yang selanjutnya dijadikan suatu kesatuan kaidah hukum. Konstitusi dalam hal ini sudah mengandung pengertian yuridis.
  • Konstitusi yang ditulis dalam suatu naskah sebagai undang – undang yang tinggi yang berlaku dalam suatu negara. Menurutnya pengertian konstitusi lebih luas dari undang – undang dasar.

B. Menurut K.C Wheare,

Konstitusi sebagai “keseluruhan sistem ketatanegaraan dari suatu negara, berupa kumpulan peraturan yang membentuk, mengatur atau memerintah dalam perintah suatu negara”.

C. Prof. Prayudi Atmosudirdjo, merumuskan konstitusi sebagai berikut.

  • Konstitusi suatu negara merupakan hasil atau produk sejarah dan proses perjuangan bangsa yang bersangkutan.
  • Konstitusi suatu negara merupakan suatu rumusan dari filsafat, cita – cita, kehendak, dan perjuangan bangsa indonesia.
  • Konstitusi merupakan cermin dari jiwa, jalan pikiran, mentalitas, dan kebudayaan suatu bangsa.
  • Konstitusi bisa diartikan secara luas dan sempit, sebagai berikut.
  • Konstitusi (hukum dasar) dalam arti luas meliputi hukum dasar tertulis dan tidak tertulis
  • Konstitusi (hukum dasar) dalam arti sempit adalah hukum dasat tertulis, yaitu undang – undang dasar. 
Dalam pengertian ini undang – undang dasar merupakan konstitusi atau hukum dasar tertulis. Di negara – negara yang mendasarkan diriya atas demokrasi konstitusional, undang – undang dasar memiliki fungsi khas, yaitu membatasi kekuasaan pemerintah sedemikian rupa sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat seenaknya. Hak – hak warga negara akan lebih dilindungi. Gagasan ini dinamakan konstitusionalisme.

Pada prinsipnya, tujuan konstitusi ialah untuk membatasi kesewenangan tidakan pemerintah, untuk menjamin hak – hak yang diperintah dan merumuskan pelaksanaan kekuasaan yang berdaulat.

Mungkin hanya itu yang dapat saya bahas tentang Pengertian Konstitusi Menurut Para Ahli dan Tujuanya Jika ada kata-kata yang kurang jelas, jangan segan-segan untuk mengirimkan komentar. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi semuanya. Simak terus pelajarmuda.com karena masih banyak lagi yang akan saya bahas tentang pengertian-pengertian. Sekian trima kasih

Artikel Terkait

Previous
Next Post »